Apple Rombak Siri dengan AI, Kini Lebih Pintar dan Personal


Ilustrasi Apple Siri

Ilustrasi Apple Siri

Apple resmi memperkenalkan Siri AI, generasi terbaru dari asisten virtual Siri yang kini ditenagai oleh Apple Intelligence. Pembaruan ini menjadi salah satu perubahan terbesar dalam sejarah Siri sejak pertama kali diperkenalkan lebih dari satu dekade lalu. Dengan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif terbaru, Siri tidak lagi sekadar menjawab perintah suara, tetapi juga mampu memahami konteks pribadi pengguna, mengenali isi layar perangkat, hingga melakukan berbagai tugas lintas aplikasi secara lebih natural.

Melalui Siri AI, Apple ingin menghadirkan pengalaman menggunakan perangkat yang lebih intuitif, di mana pengguna dapat berinteraksi dengan asisten digital layaknya berbicara dengan seseorang. Siri kini mampu memahami percakapan yang lebih kompleks, memberikan jawaban yang lebih lengkap, serta membantu menyelesaikan berbagai aktivitas sehari-hari dengan lebih cepat.

Apple menyebut Siri AI sebagai asisten pribadi yang jauh lebih pintar berkat dukungan generasi terbaru Apple Intelligence yang dibangun dengan fokus pada kemampuan bernalar, memahami bahasa alami, serta tetap mengutamakan privasi pengguna.

 

Siri Kini Lebih Percakapan dan Memahami Pengguna

Dalam pengumumannya, Senior Vice President Software Engineering Apple, Craig Federighi, mengatakan bahwa Siri AI merupakan evolusi terbesar Siri selama ini.

Menurutnya, Siri AI mampu memahami konteks percakapan secara lebih baik sehingga pengguna dapat berinteraksi menggunakan bahasa yang lebih alami tanpa harus memberikan perintah yang kaku seperti sebelumnya.

Tidak hanya menjawab pertanyaan sederhana, Siri AI juga mampu memahami maksud pengguna, menghubungkan berbagai informasi yang tersimpan di perangkat, hingga memberikan solusi berdasarkan konteks yang sedang dihadapi.

Apple menjelaskan bahwa Siri AI memiliki akses terhadap berbagai informasi pribadi yang tersimpan secara aman di perangkat, seperti pesan, email, foto, dokumen, hingga catatan. Dengan kemampuan tersebut, Siri dapat membantu pengguna menemukan informasi tertentu hanya melalui percakapan biasa.

Sebagai contoh, ketika pengguna lupa nama restoran yang pernah direkomendasikan temannya melalui aplikasi Messages, cukup bertanya kepada Siri dan sistem akan mencarinya secara otomatis. Demikian pula ketika pengguna membutuhkan nomor konfirmasi hotel yang pernah diterima melalui email beberapa bulan lalu, Siri dapat menemukannya hanya dalam hitungan detik.

Bahkan Siri juga mampu menampilkan foto-foto tertentu, misalnya foto bersama keluarga saat liburan terakhir, tanpa pengguna harus mencari secara manual di aplikasi Photos.

 

Integrasi Mendalam ke Seluruh Sistem Operasi Apple

Berbeda dari Siri generasi sebelumnya, Siri AI kini terintegrasi lebih dalam dengan seluruh sistem operasi Apple. Apple menjelaskan bahwa Siri AI dapat bekerja lintas aplikasi sehingga pengguna dapat menyelesaikan berbagai pekerjaan tanpa perlu berpindah aplikasi satu per satu.

Sebagai contoh, pengguna dapat meminta Siri membuat draf email dari nol, mengedit sejumlah foto, lalu langsung membagikannya melalui aplikasi lain hanya dengan menggunakan perintah suara.

Kemampuan ini juga akan diperluas ke aplikasi pihak ketiga. Pengembang yang mengintegrasikan aplikasinya dengan Spotlight akan memungkinkan Siri memahami konteks data di dalam aplikasi tersebut sehingga pengalaman pengguna menjadi jauh lebih mulus.

 

Mampu Memahami Isi Layar Perangkat

Salah satu fitur baru yang menjadi sorotan adalah onscreen awareness atau kemampuan Siri memahami apa yang sedang ditampilkan di layar perangkat. Dengan teknologi ini, Siri tidak hanya mendengar perintah suara, tetapi juga mengetahui konteks visual yang sedang dilihat pengguna.

Misalnya, ketika pengguna menerima pesan ajakan makan bersama teman, Siri dapat memberikan ide makanan yang cocok untuk dibawa ke acara tersebut. Setelah pengguna menentukan pilihan, Siri bahkan dapat langsung menambahkan resep makanan tersebut ke aplikasi Notes.

Kemampuan memahami isi layar ini membuat interaksi dengan Siri terasa lebih alami karena asisten digital tersebut dapat merespons berdasarkan informasi yang sedang ditampilkan pada perangkat.

 

Jawaban Selalu Mengikuti Informasi Terbaru

Apple juga melengkapi Siri AI dengan akses terhadap pengetahuan global yang terus diperbarui melalui internet. Dengan demikian, pengguna dapat mengajukan hampir semua pertanyaan dan memperoleh jawaban yang lebih relevan berdasarkan informasi terbaru.

Sebagai contoh, Siri dapat memberikan informasi mengenai jadwal gerhana matahari berikutnya, lokasi terbaik untuk menyaksikannya, hingga jadwal konser musisi favorit ketika datang ke kota tertentu.

Menariknya, jawaban Siri tidak berhenti pada satu respons saja. Pengguna dapat langsung mengajukan pertanyaan lanjutan sehingga percakapan berlangsung secara alami layaknya berdiskusi dengan seseorang.

 

Hadir di Seluruh Ekosistem Apple

Apple memastikan Siri AI tersedia hampir di seluruh perangkat yang mendukung Apple Intelligence. Di iPhone, pengguna dapat memanggil Siri melalui perintah "Hey Siri", tombol samping, maupun dengan mengusap ke bawah dari Dynamic Island untuk memulai percakapan yang lebih panjang.

Pada iPad dan Mac, Siri AI terintegrasi langsung dengan Spotlight sehingga pengguna dapat mencari berbagai informasi tanpa harus membuka browser. Selain itu, Siri juga tersedia pada menu konteks sistem. Pengguna cukup mengklik kanan gambar, file, atau teks, kemudian langsung bertanya kepada Siri mengenai konten tersebut.

Sementara pada Apple Vision Pro, Siri AI memanfaatkan teknologi spatial computing. Siri akan muncul dalam bentuk visual tiga dimensi yang dapat ditempatkan di mana saja di ruang virtual pengguna. Pengguna cukup melihat visualisasi tersebut lalu mulai berbicara untuk mengaktifkannya.

Apple juga memperluas dukungan Siri AI ke Apple Watch, AirPods, dan CarPlay sehingga pengguna tetap dapat berinteraksi dengan Siri ketika sedang bepergian. Khusus pada Apple Watch, Smart Stack kini mampu memberikan rekomendasi otomatis untuk melanjutkan percakapan terakhir bersama Siri.

 

Dibangun Ulang dengan Fondasi AI Baru

Di balik peningkatan kemampuan tersebut, Apple menyatakan bahwa Siri telah dibangun ulang dari awal menggunakan arsitektur AI terbaru. Siri AI memanfaatkan generasi terbaru Apple Foundation Models yang dapat berjalan langsung di perangkat maupun melalui server menggunakan teknologi Private Cloud Compute.

Apple menegaskan bahwa pendekatan ini memungkinkan pemrosesan AI tetap menjaga privasi pengguna.

Ketika sebuah permintaan membutuhkan komputasi cloud, data pribadi pengguna tidak akan disimpan ataupun dapat diakses oleh Apple maupun pihak lain. Bahkan, Apple membuka kesempatan bagi pakar keamanan independen untuk memverifikasi mekanisme perlindungan privasi tersebut.

Selain itu, Siri AI memanfaatkan System Orchestrator untuk mengakses berbagai kemampuan inti sistem, seperti Spotlight Index dan App Toolbox, yang seluruh prosesnya berlangsung secara lokal di perangkat. Apple mengklaim pendekatan tersebut membuat Siri tetap menjadi salah satu asisten digital dengan tingkat perlindungan privasi terbaik di industri.

 

Dikte Lebih Akurat dan Suara Lebih Natural

Apple juga menghadirkan peningkatan besar pada fitur dikte. Kini Siri AI mampu mengenali ucapan pengguna dengan tingkat akurasi yang jauh lebih tinggi dibanding sebelumnya.

Sistem secara otomatis akan menambahkan huruf kapital, tanda baca, serta mengatur format tulisan selama pengguna berbicara. Pengguna juga dapat memilih karakter suara Siri sesuai preferensi masing-masing, termasuk tingkat ekspresi dan kecepatan berbicara.

Hasilnya, pengalaman menggunakan Siri menjadi terasa lebih alami sekaligus lebih nyaman digunakan dalam berbagai situasi.

 

Aplikasi Siri Khusus untuk Menyimpan Percakapan

Salah satu fitur baru lainnya adalah hadirnya aplikasi Siri khusus. Melalui aplikasi ini, seluruh riwayat percakapan bersama Siri akan tersimpan dan tersinkronisasi secara privat menggunakan iCloud.

Pengguna dapat memulai percakapan melalui Mac, kemudian melanjutkannya di iPhone, iPad, Apple Watch, maupun Apple Vision Pro tanpa kehilangan konteks pembicaraan sebelumnya. Apple berharap fitur ini membuat Siri menjadi asisten yang selalu memahami aktivitas pengguna di seluruh perangkat.

 

Visual Intelligence Kini Hadir di Lebih Banyak Perangkat

Apple juga memperluas teknologi Visual Intelligence. Sebelumnya kemampuan ini hanya tersedia secara terbatas, namun kini hadir di iPhone, iPad, Mac, hingga Apple Vision Pro. Pada iPhone, Visual Intelligence terintegrasi langsung ke aplikasi Kamera melalui mode Siri terbaru.

Pengguna cukup mengarahkan kamera ke objek tertentu, kemudian Siri akan menganalisis apa yang terlihat dan memberikan informasi maupun tindakan yang relevan. Sementara itu di iPad, fitur ini menyatu dengan pengalaman mengambil tangkapan layar.

Di Mac, pengguna dapat memilih area tertentu di layar menggunakan pintasan keyboard, lalu langsung mengajukan pertanyaan kepada Siri mengenai konten tersebut. Sedangkan pada Apple Vision Pro, Siri mampu memahami objek fisik maupun jendela aplikasi yang sedang dilihat pengguna, sehingga interaksi terasa jauh lebih intuitif.

 

Siri Kini Juga Menjadi Asisten Menulis

Apple tidak hanya meningkatkan kemampuan percakapan Siri, tetapi juga memperluas fitur Writing Tools. Kini Siri dapat membantu pengguna membuat berbagai jenis tulisan dari awal hanya berdasarkan instruksi singkat.

Jika pengguna telah memiliki draf, Siri dapat menyempurnakan gaya bahasa, memperbaiki struktur kalimat, hingga menyesuaikan nada penulisan sesuai kebutuhan. Keunggulan lainnya, Siri mampu mengenali gaya komunikasi pengguna terhadap masing-masing penerima pesan.

Misalnya, jika pengguna terbiasa mengirim email kepada atasan menggunakan poin-poin singkat, Siri akan secara otomatis mengikuti pola tersebut saat membuat draf email baru. Selain itu, Siri juga memberikan saran penulisan yang lebih baik sekaligus melakukan pemeriksaan ejaan secara otomatis di hampir seluruh aplikasi, termasuk banyak aplikasi pihak ketiga.

 

Apple Intelligence Membuat Aplikasi Semakin Pintar

Selain Siri AI, Apple juga menghadirkan sejumlah peningkatan lain melalui Apple Intelligence. Aplikasi Photos memperoleh kemampuan pengeditan gambar yang lebih canggih. Safari kini menawarkan pengalaman menjelajah web yang lebih pintar dengan bantuan AI.

Sementara Image Playground mendapatkan berbagai fitur baru yang memungkinkan pengguna menghasilkan gambar berbasis kecerdasan buatan dengan lebih mudah.

Apple menyatakan bahwa seluruh peningkatan tersebut dirancang untuk membantu pengguna menyelesaikan pekerjaan sehari-hari secara lebih cepat tanpa mengorbankan keamanan maupun privasi data.

 

Ketersediaan

Apple membuka akses pengujian Siri AI bagi para pengembang melalui Apple Developer Program bersamaan dengan kehadiran iOS 27, iPadOS 27, macOS 27, dan visionOS 27. Versi pengembang untuk watchOS 27 akan menyusul melalui pembaruan beta berikutnya.

Bagi pengguna umum, Siri AI akan tersedia dalam versi beta pada akhir tahun ini untuk perangkat yang kompatibel dan menggunakan bahasa Inggris. Setelah itu Apple akan secara bertahap menambahkan dukungan untuk berbagai bahasa lainnya.

Apple Intelligence sendiri telah mendukung sejumlah bahasa, termasuk Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Portugis, Jepang, Korea, Vietnam, Mandarin Sederhana, Mandarin Tradisional, hingga beberapa bahasa Eropa lainnya.

Siri AI akan tersedia pada perangkat iPhone 16 atau yang lebih baru, iPhone 15 Pro, iPhone 15 Pro Max, iPad mini dengan chip A17 Pro, iPad dan Mac berbasis chip M1 atau yang lebih baru, Apple Vision Pro, Apple Watch Series 9 ke atas, Apple Watch Ultra 2, serta Apple Watch SE generasi ketiga yang dipasangkan dengan iPhone yang mendukung Apple Intelligence.

Untuk wilayah Uni Eropa, Siri AI pada tahap awal hanya tersedia di Mac dan Apple Vision Pro dengan bahasa yang didukung. Sementara untuk iPhone, iPad, dan Apple Watch, Apple masih berupaya memenuhi persyaratan regulasi setempat agar layanan ini tetap dapat hadir tanpa mengurangi standar privasi dan keamanan.

Di sisi lain, Siri AI beserta seluruh fitur baru Apple Intelligence juga belum akan tersedia di Tiongkok hingga Apple menyelesaikan proses pemenuhan regulasi yang berlaku di negara tersebut.

Melalui Siri AI, Apple menunjukkan arah baru pengembangan asisten digital yang tidak lagi sekadar merespons perintah suara, tetapi mampu memahami konteks, mengenali kebiasaan pengguna, serta membantu menyelesaikan berbagai aktivitas secara lebih cerdas. Dengan kombinasi kecerdasan buatan generatif, integrasi mendalam ke seluruh ekosistem Apple, dan pendekatan yang tetap mengedepankan privasi, Siri AI diposisikan sebagai salah satu inovasi terbesar Apple dalam menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih personal dan intuitif.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait