Siemens Perkenalkan AI Industri untuk Engineer Modern
- Rita Puspita Sari
- •
- 1 hari yang lalu
Ilustrasi Eigen Engineering Agent
Transformasi digital di sektor industri terus bergerak cepat, terutama dengan semakin besarnya peran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam mendukung proses produksi dan rekayasa. Perusahaan teknologi global, Siemens, kini memperkenalkan inovasi terbarunya bernama Eigen Engineering Agent, sebuah sistem AI yang dirancang khusus untuk membantu proses rekayasa otomasi di lingkungan industri.
Teknologi ini dikembangkan untuk merencanakan, menjalankan, hingga memvalidasi berbagai tugas engineering secara otomatis. Kehadiran sistem ini menjadi jawaban atas tantangan besar yang dihadapi industri manufaktur global, yakni kekurangan tenaga kerja terampil dan meningkatnya kompleksitas sistem otomasi modern.
Eigen Engineering Agent bekerja menggunakan pendekatan multi-step reasoning atau penalaran bertahap, serta dilengkapi dengan kemampuan self-correction atau koreksi mandiri. Dengan kemampuan tersebut, sistem mampu menyelesaikan pekerjaan teknik secara otonom mulai dari tahap desain awal hingga validasi akhir, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada intervensi manual.
AI ini bekerja langsung di dalam platform engineering yang sudah digunakan industri, sehingga proses integrasi menjadi lebih mudah dan efisien. Siemens menyebut sistem ini sebagai langkah penting dalam mempercepat transformasi AI di sektor manufaktur.
Mampu Menangani Tugas Rekayasa yang Kompleks
Eigen Engineering Agent dirancang untuk memahami kebutuhan proyek secara menyeluruh, kemudian menghasilkan kode otomasi, mengatur konfigurasi perangkat industri, hingga menyempurnakan hasil kerja sampai mencapai target performa yang telah ditentukan.
Beberapa tugas utama yang dapat ditangani sistem ini meliputi pemrograman programmable logic controller (PLC), pengaturan human-machine interface (HMI), konfigurasi perangkat lapangan, hingga pengembangan sistem kontrol produksi.
Dalam praktiknya, AI ini tidak hanya sekadar menghasilkan kode, tetapi juga memastikan hasil tersebut sesuai dengan standar industri yang berlaku. Sistem terus mengevaluasi hasil kerjanya secara berulang hingga memenuhi parameter yang dibutuhkan sebelum akhirnya diserahkan kepada engineer untuk tahap peninjauan akhir.
Pendekatan ini dinilai penting karena sektor industri membutuhkan tingkat akurasi dan keandalan yang jauh lebih tinggi dibanding penggunaan AI pada sektor umum.
Terhubung Langsung dengan TIA Portal
Salah satu keunggulan utama dari Eigen Engineering Agent adalah integrasinya dengan platform Totally Integrated Automation Engineering milik Siemens, yaitu TIA Portal.
Melalui koneksi ini, sistem dapat mengakses data spesifik proyek seperti struktur sistem, hubungan antar komponen, logika kontrol, hierarki perangkat, hingga ketergantungan antar elemen dalam proyek industri.
Kemampuan ini memungkinkan AI menghasilkan output yang sesuai dengan konfigurasi sistem yang sudah ada, termasuk pada lingkungan legacy atau sistem lama yang belum terdokumentasi secara lengkap.
Dengan kata lain, engineer tidak perlu lagi menerjemahkan ulang sistem lama secara manual. AI dapat langsung memahami struktur proyek yang telah berjalan dan menyesuaikan hasil kerjanya agar tetap sesuai dengan standar engineering perusahaan.
Hal ini dinilai sangat penting bagi perusahaan manufaktur besar yang umumnya memiliki sistem produksi kompleks dan telah berjalan selama bertahun-tahun.
Solusi atas Krisis Kekurangan Tenaga Kerja
Peluncuran teknologi ini juga tidak lepas dari tantangan besar yang sedang dihadapi industri global, khususnya sektor manufaktur.
Berbagai laporan industri memperkirakan akan terjadi kekurangan hingga tujuh juta tenaga kerja manufaktur di seluruh dunia pada tahun 2030. Bahkan di sejumlah sektor, sekitar satu dari lima posisi engineering masih belum terisi karena minimnya tenaga ahli yang tersedia.
Kondisi ini membuat perusahaan harus mencari cara baru agar produktivitas tetap terjaga tanpa bergantung sepenuhnya pada penambahan sumber daya manusia.
Siemens mengklaim Eigen Engineering Agent mampu menjalankan tugas dua hingga lima kali lebih cepat dibandingkan alur kerja manual tradisional, tanpa mengurangi tingkat akurasi hasil kerja.
Efisiensi ini dinilai sangat penting, terutama pada proyek-proyek industri berskala besar yang membutuhkan waktu pengerjaan panjang dan melibatkan banyak spesialis dari berbagai bidang.
Dengan bantuan AI, perusahaan dapat memangkas waktu pengerjaan sekaligus mengurangi beban kerja engineer sehingga mereka dapat lebih fokus pada pengambilan keputusan strategis.
Sudah Diuji di Lebih dari 100 Perusahaan
Sebelum diluncurkan secara luas, sistem ini telah diuji coba pada lebih dari 100 perusahaan di 19 negara. Beberapa perusahaan yang ikut dalam pilot project tersebut antara lain ANDRITZ Metals, CASMT, dan Prism Systems.
Prism Systems memanfaatkan teknologi ini untuk menghasilkan serta mengimpor kode structured control language (SCL). Hasilnya, waktu pengerjaan untuk tugas tersebut berhasil dipersingkat secara signifikan. Sementara itu, CASMT menggunakan sistem AI ini untuk mengotomatisasi konfigurasi perangkat, pembuatan kode, serta visualisasi HMI dalam pengembangan lini produksi.
Perusahaan tersebut melaporkan bahwa penggunaan Eigen Engineering Agent berhasil mengurangi kebutuhan perpindahan pekerjaan antarspesialis engineering dan mempercepat waktu penyelesaian proyek secara keseluruhan.
Hasil uji coba ini menunjukkan bahwa AI tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi, tetapi juga mampu menyederhanakan kolaborasi lintas divisi dalam proses engineering.
Bagian dari Investasi Besar Siemens di Bidang AI
Eigen Engineering Agent kini menjadi bagian dari portofolio Siemens Xcelerator dan telah terintegrasi penuh dengan TIA Portal yang saat ini digunakan oleh lebih dari 600.000 pengguna di seluruh dunia.
Sistem ini dapat diakses secara digital, memungkinkan perusahaan industri untuk mulai mengadopsinya tanpa harus membangun infrastruktur baru dari nol. Peluncuran ini juga menjadi kelanjutan dari investasi besar Siemens senilai 1 miliar euro untuk pengembangan AI industri yang sebelumnya telah diumumkan perusahaan.
Saat ini, Siemens memiliki lebih dari 1.500 spesialis AI dan lebih dari 2.000 keluarga paten terkait AI secara global. Jumlah tersebut menunjukkan keseriusan perusahaan dalam menjadikan AI sebagai fondasi utama transformasi industri masa depan.
Meski tahap awal penerapan masih difokuskan pada rekayasa otomasi, Siemens menegaskan bahwa teknologi ini dirancang untuk berkembang ke berbagai area lain dalam rantai nilai industri. Mulai dari desain sistem, operasional pabrik, hingga optimalisasi produksi berbasis data, AI diproyeksikan akan menjadi tulang punggung baru bagi industri manufaktur modern.
Dengan hadirnya Eigen Engineering Agent, Siemens menunjukkan bahwa masa depan engineering industri tidak lagi hanya bergantung pada manusia, tetapi juga pada kolaborasi cerdas antara engineer dan kecerdasan buatan.
