iWard, Solusi Smart Ward untuk Transformasi Layanan Rumah Sakit
- Rita Puspita Sari
- •
- 7 jam yang lalu
Hans Chui, Head of Business Development Encore Med Sdn Bhd
Transformasi digital di sektor kesehatan Indonesia terus bergerak maju seiring meningkatnya kebutuhan layanan yang lebih efisien, aman, dan berorientasi pada pasien. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk Artificial Intelligence (AI), kini tidak lagi menjadi pilihan, melainkan kebutuhan strategis bagi rumah sakit dalam menghadapi tantangan operasional yang semakin kompleks. Mulai dari keterbatasan sumber daya manusia, tingginya beban kerja tenaga kesehatan, hingga tuntutan kualitas layanan yang semakin tinggi dari masyarakat.
Dalam konteks inilah, solusi iWard hadir sebagai pendekatan smart ward yang dirancang untuk mentransformasi layanan pasien sekaligus mendukung efisiensi operasional rumah sakit di Indonesia. Topik ini menjadi salah satu pembahasan utama dalam Smart Hospital Leadership Summit 2026, yang menghadirkan Hans Chui, Head of Business Development Encore Med Sdn Bhd, sebagai narasumber.
Hans Chui menegaskan bahwa transformasi digital kesehatan tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan platform dialog strategis yang mampu mempertemukan pemangku kepentingan, mulai dari manajemen rumah sakit, tenaga medis, regulator, hingga penyedia teknologi. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi kesenjangan, berbagi praktik terbaik, serta merumuskan kebutuhan pengembangan kapasitas yang relevan dengan kondisi lapangan.
“Digitalisasi bukan hanya soal mengadopsi teknologi terbaru, tetapi juga membangun fondasi manajemen data yang kuat, interoperabilitas sistem, serta kesiapan sumber daya manusia,” ujar Hans dalam paparannya.
Ia menambahkan, AI memiliki potensi besar dalam meningkatkan efisiensi layanan kesehatan, namun tanpa data yang terkelola dengan baik dan sistem yang saling terhubung, manfaat tersebut tidak akan optimal.
Solusi Smart Out-patient yang Terintegrasi
Sebagai perusahaan yang berfokus pada pengalaman pasien dan perjalanan layanan kesehatan, Encore Med menghadirkan berbagai solusi Smart Out-patient yang terintegrasi. Hans menjelaskan bahwa solusi ini dirancang untuk menjawab tantangan layanan rawat jalan yang selama ini kerap dihadapkan pada antrean panjang dan proses administrasi yang rumit.
Solusi Smart Out-patient mencakup aplikasi dan web pasien EM, sistem janji temu lanjutan dengan satu antrean terpadu, kiosk dan TV berbasis Internet of Things (IoT), serta iConcierge, chatbot berbasis AI yang membantu pasien memperoleh informasi dengan cepat dan akurat.
Selain itu, tersedia pula sistem rujukan digital EM serta modul tele-health yang memungkinkan pasien berkonsultasi jarak jauh dengan tenaga medis. Seluruh solusi ini dirancang untuk menciptakan pengalaman layanan yang lebih cepat, transparan, dan terintegrasi, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan.
Krisis Kekurangan Perawat Jadi Tantangan Global
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam pengembangan solusi smart ward adalah kekurangan perawat yang terjadi secara global, termasuk di Indonesia. Hans mengatakan bahwa kondisi ini memberikan dampak signifikan terhadap kualitas layanan dan beban kerja tenaga kesehatan di rumah sakit.
Beberapa masalah yang umum ditemui dalam operasional rumah sakit antara lain meningkatnya waktu dokumentasi, tingginya rasio perawat terhadap pasien, serta kurangnya interoperabilitas antar sistem informasi kesehatan. Akibatnya, perawat dan dokter harus berhadapan dengan berbagai aplikasi yang tidak saling terhubung.
Dalam banyak kasus, rata-rata perawat dan dokter menghabiskan hampir 50 persen waktu kerja mereka di depan layar, bukan berinteraksi langsung dengan pasien. Situasi ini tidak hanya mengurangi kualitas layanan, tetapi juga meningkatkan risiko kelelahan kerja dan kesalahan medis.
Di sisi lain, proses pencatatan keperawatan yang masih manual serta tingginya biaya akibat pergantian tenaga kerja (turnover) semakin memperberat tantangan manajemen rumah sakit.

iWard, Solusi Smart Ward yang Komprehensif
Untuk menjawab tantangan tersebut, Advantech menghadirkan rangkaian solusi iWard, sebuah solusi smart ward siap pakai (turnkey) yang dirancang untuk mendukung tenaga medis sekaligus meningkatkan kualitas perawatan pasien.
Solusi iWard mengusung konfigurasi yang fleksibel dan antarmuka yang intuitif, sehingga mudah digunakan oleh tenaga kesehatan. Informasi disajikan secara jelas dan terintegrasi, disertai fitur edukasi pasien yang interaktif. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan pasien dalam proses perawatan dan berdampak positif pada hasil layanan kesehatan secara keseluruhan.
iWard Nursing Control Station, Pusat Kendali Keperawatan
Salah satu komponen utama iWard adalah iWard Nursing Control Station (IWC). Platform ini berfungsi sebagai pusat operasional keperawatan yang terintegrasi, memungkinkan pemantauan pasien secara efisien, komunikasi yang lebih terstruktur, serta kejelasan tugas dan tanggung jawab bagi perawat.
IWC terintegrasi langsung dengan Hospital Information System (HIS), sehingga mampu memperbarui data pasien secara real-time, mulai dari proses masuk, perpindahan, hingga keluar rumah sakit. Melalui satu tampilan layar, perawat dapat melihat status tempat tidur, catatan penting, permintaan pasien, hingga jadwal shift perawat dan dokter penanggung jawab.
Fitur kode warna (color coded) turut membantu tenaga medis memahami kondisi dan prioritas pasien secara cepat, sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih tepat.
iWard Nursing Dashboard, Gantikan Papan Tulis Manual
Dalam paparanya Hans menjelaskan bahwa salah satu komponen penting dalam solusi iWard adalah iWard Nursing Dashboard (IWD), yang dirancang untuk menggantikan papan tulis manual di ruang perawat. Dashboard digital ini menyajikan ringkasan data penting dalam tampilan menyeluruh, sehingga tenaga keperawatan dapat memahami situasi bangsal dengan cepat.
Dengan layar sentuh berukuran besar, IWD menampilkan informasi shift perawat, permintaan pasien yang belum tertangani, serta notifikasi dan peringatan penting. Alur data yang langsung terhubung dengan HIS juga membantu mengurangi risiko kesalahan manusia dan mempermudah proses serah terima shift antar perawat.
Patient Information Terminal, Tingkatkan Keterlibatan Pasien
Dari sisi pasien, iWard menghadirkan Patient Information Terminal (PIT) versi lengan yang dipasang di area tempat tidur. Perangkat ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan, keterlibatan, dan kemandirian pasien selama menjalani perawatan di rumah sakit.
Melalui PIT, pasien dapat mengakses hiburan seperti YouTube, melihat rencana perawatan dan informasi obat, mempelajari materi edukasi kesehatan, hingga mengisi survei kepuasan layanan. Pasien juga dapat mengajukan permintaan bantuan, seperti memanggil perawat, memesan makanan, atau mengakses layanan e-commerce rumah sakit.
Seluruh akses tersebut dilengkapi dengan sistem login yang aman untuk memastikan kerahasiaan data medis, termasuk akses ke HIS, PACS, dan LIS.
ePaper, Layar Informasi Hemat Energi
iWard juga menghadirkan terminal informasi berbasis ePaper yang dipasang di sisi tempat tidur maupun pintu kamar pasien. Layar ini ramah lingkungan dan hemat energi, namun mampu menampilkan informasi pasien secara real-time.
Terintegrasi dengan HIS, ePaper akan memperbarui informasi secara otomatis ketika terjadi perubahan, seperti pergantian shift perawat, pembaruan status pasien, atau catatan terbaru. Keunggulan lainnya adalah instalasi yang mudah tanpa perlu penarikan kabel atau pembongkaran dinding, sehingga cocok diterapkan di rumah sakit yang sudah beroperasi.
Penjadwalan Perawat Berbasis AI
Masalah lain yang kerap dihadapi rumah sakit adalah penjadwalan perawat. Proses yang masih manual membuat kepala ruangan harus menghabiskan waktu 1–2 hari setiap dua minggu hanya untuk menyusun jadwal di satu bangsal.
Melalui AI Nursing Roster, iWard menawarkan sistem penjadwalan berbasis AI yang menyusun jadwal perawat sesuai kebijakan, kebutuhan, dan pedoman rumah sakit. Perawat dapat memasukkan preferensi shift dan rencana cuti, sementara AI akan menghasilkan jadwal yang seimbang berdasarkan beban kerja, senioritas, keahlian, serta aturan ketenagakerjaan.
Manajer tetap memiliki kendali penuh untuk meninjau dan menyesuaikan jadwal sebelum final, termasuk menangani perubahan mendadak melalui fitur penjadwalan ulang dinamis.
Integrasi Perangkat Medis untuk Deteksi Dini
Tak kalah penting, iWard mendukung integrasi lebih dari 500 protokol perangkat medis melalui Medical Device Integration (MDI). Data pasien mengalir otomatis ke basis data dan ditampilkan dalam iWard Nursing Dashboard.
Melalui Clinical Decision Support System (CDSS), data dari berbagai perangkat medis diproses secara berkelanjutan untuk mendeteksi dini penurunan kondisi pasien. Alarm medis akan dikirim langsung ke perawat yang bertugas, sementara dokter dapat melihat peringatan tersebut dan merespons dengan cepat. Dengan demikian, pasien berpeluang mendapatkan intervensi lebih awal sebelum kondisi memburuk.
Hadirnya iWard menunjukkan bahwa transformasi digital rumah sakit bukan sekadar digitalisasi proses, tetapi perubahan menyeluruh menuju layanan kesehatan yang lebih cerdas, terintegrasi, dan berpusat pada pasien. Dengan memanfaatkan AI, interoperabilitas sistem, dan manajemen data yang kuat, rumah sakit di Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus efisiensi operasional di tengah tantangan sumber daya yang terbatas.
