NVIDIA Earth-2, AI Canggih untuk Prakiraan Cuaca Global
- Rita Puspita Sari
- •
- 11 jam yang lalu
Ilustrasi NVIDIA Earth-2
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) tidak hanya mengubah cara manusia bekerja, berkomunikasi, dan mengolah informasi. Teknologi ini juga mulai memainkan peran penting dalam memahami kondisi atmosfer dan memprediksi perubahan cuaca.
Salah satu upaya tersebut hadir melalui NVIDIA Earth-2, sebuah keluarga model AI, library, dan framework open source yang dikembangkan untuk membantu menghasilkan prakiraan cuaca dan iklim secara lebih cepat serta efisien.
NVIDIA Earth-2 dirancang untuk membuka akses terhadap teknologi AI untuk prakiraan cuaca yang sebelumnya banyak bergantung pada model berbasis fisika dan membutuhkan sumber daya komputasi sangat besar. Melalui pendekatan berbasis AI, berbagai proses prakiraan dapat dilakukan dengan lebih cepat, mulai dari pengolahan data atmosfer hingga menghasilkan prediksi dengan resolusi tinggi.
Platform ini ditujukan untuk berbagai kalangan, termasuk peneliti, perusahaan rintisan, perusahaan di berbagai sektor, hingga lembaga pemerintah. Pengguna dapat menjalankan, menyesuaikan atau melakukan fine-tuning, serta menerapkan model Earth-2 pada infrastruktur mereka sendiri.
Mengubah Cara Prakiraan Cuaca Dilakukan
Prakiraan cuaca selama ini merupakan pekerjaan yang kompleks. Sistem harus mengolah data dalam jumlah besar mengenai atmosfer, suhu, tekanan udara, kelembapan, angin, serta berbagai parameter lainnya.
Model berbasis fisika dapat menghasilkan prediksi yang sangat kompleks, tetapi prosesnya membutuhkan kemampuan komputasi yang besar. NVIDIA Earth-2 menawarkan pendekatan berbeda dengan menggunakan AI sebagai bagian dari alur kerja prakiraan secara menyeluruh atau end-to-end.
Dengan pendekatan tersebut, AI dapat digunakan sejak tahap pemrosesan data awal, menentukan kondisi atmosfer, menghasilkan prediksi cuaca, hingga membantu membuat visualisasi dengan resolusi lebih tinggi. NVIDIA menghadirkan sejumlah model dalam keluarga Earth-2 yang memiliki fungsi berbeda. Setiap model dirancang untuk menangani bagian tertentu dari proses prakiraan cuaca.
Earth-2 Medium Range untuk Prakiraan hingga 15 Hari
Salah satu model utama dalam keluarga ini adalah Earth-2 Medium Range. Model tersebut menggunakan arsitektur bernama Atlas untuk menghasilkan prediksi terhadap lebih dari 70 variabel cuaca hingga 15 hari ke depan.
Kemampuan tersebut membuat model ini ditujukan untuk kebutuhan prakiraan jangka menengah. Informasi yang dihasilkan dapat membantu pengguna memahami kemungkinan perkembangan kondisi atmosfer dalam beberapa hari mendatang.
NVIDIA juga menyebut Earth-2 Medium Range mampu memberikan hasil lebih baik dibandingkan sejumlah model AI terbuka lainnya, termasuk GenCast, dalam beberapa tolok ukur industri.
Keunggulan model seperti ini tidak hanya terletak pada kemampuan menghasilkan prediksi. Penggunaan AI juga berpotensi mengurangi waktu dan sumber daya komputasi yang dibutuhkan untuk menjalankan proses prakiraan cuaca dalam skala besar.
Earth-2 Nowcasting Fokus pada Cuaca Ekstrem
Untuk kebutuhan prakiraan jangka sangat pendek, NVIDIA menyediakan Earth-2 Nowcasting. Model ini menggunakan AI generatif untuk memprediksi citra yang berasal dari satelit dan radar cuaca. Sistem tersebut dirancang untuk menghasilkan prakiraan kondisi cuaca berbahaya dalam rentang waktu nol hingga enam jam.
Prosesnya dapat dilakukan dalam hitungan menit. Kemampuan ini menjadi penting ketika perubahan cuaca terjadi dengan cepat dan informasi harus tersedia sesegera mungkin.
NVIDIA menyebut Earth-2 Nowcasting sebagai model AI pertama yang mampu mengungguli sistem berbasis fisika tradisional dalam simulasi dinamika badai.
Dengan prediksi jangka pendek tersebut, teknologi dapat digunakan untuk membantu memperkirakan perkembangan badai dan fenomena cuaca ekstrem lainnya. Informasi semacam ini dapat menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan ketika organisasi perlu merespons perubahan kondisi cuaca dalam waktu singkat.
Menentukan Kondisi Awal Atmosfer dalam Hitungan Detik
Sebelum sistem dapat memprediksi cuaca, diperlukan informasi mengenai kondisi atmosfer saat ini. Tahap tersebut menjadi salah satu bagian penting karena kesalahan dalam menentukan kondisi awal dapat memengaruhi hasil prakiraan berikutnya.
Untuk kebutuhan tersebut, Earth-2 memiliki Global Data Assimilation. Model ini dirancang untuk menghasilkan kondisi awal atmosfer secara presisi dalam hitungan detik menggunakan GPU. Sebagai perbandingan, pendekatan tradisional dapat membutuhkan waktu berjam-jam ketika dijalankan menggunakan superkomputer.
Ketika dipadukan dengan Earth-2 Medium Range, sistem ini memungkinkan proses prakiraan berlangsung melalui alur kerja AI yang lebih terintegrasi. Data awal atmosfer dapat diproses sebelum digunakan untuk menghasilkan prakiraan cuaca jangka menengah.
CorrDiff Tingkatkan Detail Data Cuaca
NVIDIA juga menghadirkan Earth-2 CorrDiff, model yang dirancang untuk melakukan downscaling menggunakan AI generatif. Dalam konteks prakiraan cuaca, downscaling berarti mengubah data cuaca berskala besar menjadi informasi dengan resolusi lebih tinggi pada wilayah tertentu. Proses ini penting karena kebutuhan pengguna sering kali tidak berhenti pada prakiraan berskala global atau regional.
Misalnya, sebuah perusahaan energi mungkin membutuhkan informasi cuaca yang lebih terperinci di sekitar lokasi pembangkit. Begitu pula sektor pertanian, transportasi, maupun pengelola infrastruktur dapat membutuhkan data cuaca yang lebih spesifik untuk wilayah tertentu.
NVIDIA menyebut CorrDiff mampu melakukan downscaling hingga 500 kali lebih cepat dengan peningkatan efisiensi energi hingga 10.000 kali. Kemampuan tersebut memungkinkan organisasi menghasilkan lebih banyak dataset sekaligus membangun distribusi probabilistik yang lebih baik untuk memahami kemungkinan terjadinya berbagai peristiwa cuaca.
FourCastNet 3 Percepat Prakiraan Global
Model lainnya adalah Earth-2 FourCastNet 3, yang dirancang untuk mempercepat prakiraan cuaca global berbasis AI. FourCastNet 3 memungkinkan pengembangan solusi menggunakan dataset yang ukurannya hingga 20 kali lebih besar. Model ini juga dirancang untuk menangkap fenomena cuaca ekstrem dengan tetap mempertahankan atau meningkatkan efisiensi energi.
Kemampuan menangani dataset berukuran besar menjadi penting karena prakiraan cuaca membutuhkan data dalam jumlah sangat banyak. Semakin luas cakupan wilayah dan semakin detail prediksi yang diinginkan, semakin besar pula kebutuhan terhadap kemampuan pengolahan data.
Earth2Studio Buka Pengembangan Model di Infrastruktur Sendiri
Untuk membantu pengguna mengembangkan sistem prakiraan sendiri, NVIDIA menyediakan Earth2Studio. Perangkat ini memungkinkan pengguna membangun, melakukan fine-tuning, dan menerapkan model-model terbuka Earth-2 pada infrastruktur mereka sendiri.
Pendekatan tersebut memberikan keleluasaan bagi peneliti maupun organisasi untuk menyesuaikan sistem dengan kebutuhan masing-masing. Pengguna tidak harus sepenuhnya bergantung pada layanan komputasi eksternal ketika ingin mengembangkan solusi AI untuk prakiraan cuaca.
Kehadiran perangkat terbuka juga dapat membantu memperluas ekosistem penelitian dan pengembangan teknologi cuaca berbasis AI.
Menjangkau Energi hingga Keuangan
NVIDIA menempatkan Earth-2 sebagai platform yang dapat digunakan lintas industri. Teknologi ini ditujukan untuk sektor energi, keuangan, hingga lembaga cuaca di berbagai negara.
Data cuaca dapat memiliki dampak langsung terhadap banyak aktivitas ekonomi. Perusahaan energi, misalnya, membutuhkan informasi mengenai kondisi atmosfer untuk membantu perencanaan operasional. Industri keuangan juga dapat menggunakan informasi cuaca sebagai salah satu data dalam memahami risiko pada sektor-sektor yang sensitif terhadap perubahan cuaca.
Dengan mengubah data mentah menjadi informasi yang lebih mudah digunakan, Earth-2 diharapkan dapat membantu organisasi memahami kemungkinan dampak cuaca terhadap kegiatan mereka.
Pada akhirnya, NVIDIA Earth-2 menunjukkan bagaimana AI mulai digunakan sebagai bagian penting dalam perkembangan teknologi prakiraan cuaca. Dengan menggabungkan AI, GPU, data atmosfer, citra satelit, radar, dan simulasi cuaca dalam satu ekosistem terbuka, NVIDIA ingin membuat teknologi prakiraan cuaca yang lebih cepat dan efisien dapat digunakan oleh lebih banyak pihak.
Bagi peneliti dan organisasi, pendekatan ini membuka peluang untuk mengembangkan sistem prakiraan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing. Sementara bagi berbagai sektor industri, kemampuan menghasilkan prediksi cuaca dengan lebih cepat dan detail dapat menjadi sumber informasi penting untuk menghadapi risiko serta perubahan kondisi atmosfer.
