Monash Luncurkan Proyek Superkomputer AI Berteknologi NVIDIA
- Rita Puspita Sari
- •
- 1 hari yang lalu
Ilustrasi Superkomputer
Universitas Monash mengambil langkah besar dalam memperkuat posisi Australia di tengah persaingan global teknologi Artificial Intelligence (AI). Kampus riset terkemuka tersebut mengumumkan pengembangan superkomputer AI terbaru bernama MAVERIC, yang digadang-gadang menjadi salah satu infrastruktur komputasi paling canggih di Australia.
Proyek ambisius ini dikembangkan melalui kolaborasi strategis dengan sejumlah perusahaan teknologi kelas dunia, yakni NVIDIA, Dell Technologies, dan CDC Data Centres. Kehadiran MAVERIC tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan komputasi dan penelitian, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pengembangan teknologi AI nasional Australia dalam jangka panjang.
Superkomputer ini dirancang untuk menangani berbagai kebutuhan penelitian berbasis AI dan analisis data berskala besar yang semakin kompleks. Dengan kemampuan tersebut, MAVERIC diharapkan mampu membantu para peneliti menemukan solusi terhadap beragam tantangan global, mulai dari bidang kesehatan, lingkungan, hingga pengembangan teknologi masa depan.
Wakil Rektor sekaligus Presiden Universitas Monash, Profesor Sharon Pickering, menegaskan bahwa kerja sama dengan para pemimpin industri teknologi global merupakan langkah penting untuk memperkuat ekosistem penelitian dan inovasi Australia.
Menurutnya, dunia saat ini memasuki era di mana AI memainkan peran sentral dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, institusi pendidikan tinggi perlu berada di garis depan dalam memahami, mengembangkan, sekaligus memanfaatkan teknologi tersebut secara bertanggung jawab.
“Kami ingin para akademisi, mahasiswa, dan mitra penelitian kami menjadi bagian dari kelompok yang membentuk masa depan AI. Bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta inovasi yang mampu membuka peluang baru bagi masyarakat,” ujar Pickering.
Ia menjelaskan bahwa fokus utama MAVERIC adalah memanfaatkan kecerdasan buatan untuk menyelesaikan persoalan nyata yang dihadapi dunia saat ini. Mulai dari meningkatkan akurasi deteksi kanker, mempercepat penemuan ilmiah, hingga mendukung upaya pelestarian lingkungan dan perubahan iklim.
Mengandalkan Teknologi AI Generasi Terbaru
Salah satu keunggulan utama MAVERIC terletak pada penggunaan platform NVIDIA GB200 NVL72, teknologi AI generasi terbaru yang dirancang khusus untuk menangani pemrosesan data dalam jumlah sangat besar serta pelatihan model AI berskala masif.
Implementasi platform ini menjadi salah satu yang pertama di Australia, sekaligus menempatkan Universitas Monash sebagai institusi yang berada di garis depan pengembangan superkomputer AI global.
Untuk mendukung operasionalnya, Monash bekerja sama dengan Dell Technologies yang akan menyediakan infrastruktur komputasi berkinerja tinggi. Sistem tersebut mengintegrasikan teknologi komputasi akselerasi NVIDIA, perangkat lunak NVIDIA AI Enterprise, serta berbagai framework AI modern ke dalam solusi Dell Integrated Rack Scalable Systems (IRSS).
Infrastruktur ini mencakup rak server IR7000 dan server Dell PowerEdge XE9712 yang dirancang khusus untuk kebutuhan komputasi AI berintensitas tinggi.
Kombinasi teknologi tersebut memungkinkan para peneliti menjalankan simulasi kompleks, mengolah data dalam jumlah besar, dan mengembangkan model AI generatif dengan efisiensi yang jauh lebih tinggi dibandingkan sistem komputasi konvensional.
Senior Vice President sekaligus Managing Director Dell Technologies Australia dan Selandia Baru, Angela Fox, mengatakan bahwa kolaborasi antara Dell dan Universitas Monash telah berlangsung hampir dua dekade.
Menurutnya, kehadiran MAVERIC menjadi tonggak penting yang akan mempercepat berbagai proyek penelitian yang memiliki dampak besar bagi masyarakat.
“Melalui kemampuan AI yang didukung Dell AI Factory with NVIDIA, Universitas Monash dapat berkontribusi dalam memecahkan tantangan besar umat manusia, termasuk di bidang kesehatan dan ilmu lingkungan. Pada saat yang sama, proyek ini juga memperkuat kemampuan AI nasional Australia,” kata Fox.
Mendorong Kedaulatan Teknologi Australia
Selain mendukung penelitian, pembangunan MAVERIC juga memiliki nilai strategis bagi Australia dalam memperkuat kedaulatan teknologi nasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, banyak negara berlomba-lomba membangun infrastruktur AI sendiri guna mengurangi ketergantungan terhadap teknologi luar negeri dan meningkatkan daya saing ekonomi digital.
Melalui proyek ini, Australia berupaya memastikan bahwa para ilmuwan, peneliti, dan pelaku industri lokal memiliki akses terhadap teknologi komputasi kelas dunia tanpa harus bergantung sepenuhnya pada fasilitas yang berada di luar negeri.
Direktur Senior NVIDIA untuk kawasan ASEAN dan Australia-Selandia Baru, Dennis Ang, menilai MAVERIC akan membuka peluang besar bagi perkembangan penelitian dan inovasi di kawasan tersebut.
“Superkomputer ini menandai era baru bagi penelitian Australia. Dengan kemampuan AI dan efisiensi energi yang luar biasa, para ilmuwan dan inovator akan memiliki alat yang jauh lebih kuat untuk menyelesaikan tantangan global,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa proyek ini juga berpotensi menciptakan peluang ekonomi baru, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekosistem startup, pengembang teknologi, dan generasi peneliti berikutnya.
Mengusung Konsep Ramah Lingkungan
Menariknya, MAVERIC tidak hanya dirancang untuk menghasilkan performa tinggi, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan lingkungan. Superkomputer ini akan ditempatkan di pusat data milik CDC Data Centres yang berlokasi di Brooklyn, Melbourne. Fasilitas tersebut dikenal memiliki standar keamanan tinggi sekaligus menerapkan teknologi hemat energi.
Salah satu inovasi yang digunakan adalah sistem pendinginan cair tertutup atau closed-loop liquid cooling, yang diklaim mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 300 kali dibandingkan sistem pendingin udara tradisional.
Teknologi ini memungkinkan panas dari perangkat komputasi dibuang secara efektif tanpa memerlukan konsumsi air dalam jumlah besar.
CDC bahkan merancang pusat datanya agar tidak menggunakan air untuk proses pendinginan utama. Pendekatan tersebut disebut mampu menghemat miliaran liter air setiap tahunnya di seluruh jaringan fasilitas yang mereka operasikan.
Pendiri sekaligus CEO CDC, Greg Boorer, mengatakan bahwa teknologi pendinginan generasi terbaru menjadi bagian penting dalam transformasi infrastruktur digital sektor pendidikan dan penelitian.
“Kami bangga dapat mendukung kemajuan penelitian Australia melalui penyediaan fasilitas untuk superkomputer MAVERIC. Kemitraan ini merupakan langkah besar dalam mendukung organisasi dan institusi penting Australia dengan cara yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” katanya.
Didukung Pemerintah Australia
Pemerintah Australia juga menyambut positif pembangunan MAVERIC. Asisten Menteri Sains, Teknologi, dan Ekonomi Digital Australia, Andrew Charlton, menilai kolaborasi antara dunia akademik dan industri teknologi merupakan faktor penting untuk menjaga daya saing Australia dalam bidang penelitian global.
Menurutnya, akses terhadap teknologi terbaik menjadi syarat utama agar para peneliti Australia mampu menghasilkan inovasi kelas dunia dan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.
“Jika Australia ingin tetap berada di garis depan penelitian global, maka kita harus memastikan akses terhadap teknologi terbaik yang tersedia. Ini akan menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas penelitian nasional,” ujarnya.
Pembangunan MAVERIC dijadwalkan mulai dilakukan pada 2025 dan ditargetkan mulai beroperasi pada awal 2026. Ketika resmi aktif, superkomputer ini diharapkan menjadi salah satu pusat penelitian AI paling maju di kawasan Asia-Pasifik serta menjadi motor penggerak lahirnya berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan dunia.
