Resmi! Indonesia Kini Punya Domain Khusus Industri AI
- Rita Puspita Sari
- •
- 10 jam yang lalu
Ilustrasi Domain AI
Indonesia resmi memiliki domain internet khusus yang ditujukan bagi ekosistem kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Domain baru dengan akhiran .ai.id tersebut hadir sebagai identitas digital nasional bagi startup, perusahaan teknologi, lembaga riset, akademisi, hingga komunitas AI yang beroperasi di Indonesia.
Peluncuran domain .ai.id diumumkan oleh Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (Korika) dengan dukungan Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (Pandi). Kehadiran domain ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah perkembangan industri AI yang terus tumbuh pesat di tingkat global maupun regional.
Menurut Korika, .ai.id merupakan domain tingkat kedua berbasis kode negara atau country code top-level domain (ccTLD) pertama yang secara khusus dirancang untuk mendukung ekosistem AI suatu negara. Dengan kata lain, Indonesia menjadi salah satu negara pertama yang menyediakan identitas digital khusus bagi pelaku industri kecerdasan buatan melalui domain nasional.
Ketua Umum Korika, Hammam Riza, mengatakan bahwa peluncuran domain .ai.id bukan sekadar menghadirkan alamat situs web baru, melainkan juga menjadi simbol kedaulatan digital Indonesia di bidang AI.
Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan teknologi kecerdasan artifisial. Oleh karena itu, para pelaku industri AI nasional dinilai perlu memiliki identitas digital yang mencerminkan kemampuan, inovasi, dan kebanggaan bangsa sendiri.
“Kami ingin setiap startup, peneliti, dan pelaku AI Indonesia memiliki ruang yang mencerminkan kebanggaan dan kompetensi bangsa di bidang kecerdasan artifisial,” ujar Hammam sebagaimana dikutip dari Antara.
Mengurangi Ketergantungan pada Domain Asing
Sebelum hadirnya .ai.id, sebagian besar perusahaan rintisan, pengembang teknologi, serta lembaga penelitian AI di Indonesia menggunakan domain .ai yang telah populer secara internasional.
Namun secara teknis, domain .ai merupakan kode domain milik wilayah Anguilla, sebuah teritori Britania Raya yang berada di kawasan Karibia. Fenomena tersebut dinilai menciptakan paradoks tersendiri karena pertumbuhan industri AI Indonesia justru menggunakan identitas digital yang berasal dari negara lain.
Korika menilai bahwa penggunaan domain .ai.id akan memberikan identitas yang lebih kuat bagi industri AI nasional. Selain menunjukkan asal-usul layanan atau perusahaan yang beroperasi di Indonesia, domain tersebut juga dapat memperkuat citra Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam pengembangan teknologi AI di kawasan Asia Tenggara.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk membangun ekosistem digital yang lebih mandiri, kompetitif, dan berkelanjutan.
Adopsi AI di Indonesia Terus Melonjak
Peluncuran domain .ai.id dilakukan di tengah meningkatnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan di berbagai sektor industri Indonesia.
Berdasarkan data Indonesia AI Report 2025, sekitar 45 persen pelaku usaha di Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI dalam operasional maupun pengembangan bisnis mereka. Tingkat pertumbuhan adopsi AI bahkan mencapai 47 persen per tahun, menjadikannya salah satu yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara.
Teknologi AI kini digunakan dalam berbagai bidang, mulai dari layanan pelanggan, analisis data, pemasaran digital, kesehatan, pendidikan, manufaktur, hingga sektor keuangan. Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian penting dari transformasi digital nasional.
Di sisi lain, Korika juga terus memperluas komunitas AI di Indonesia. Saat ini organisasi tersebut memiliki lebih dari 4.000 anggota komunitas dengan sekitar 300 anggota aktif yang telah terverifikasi. Mereka diperkirakan akan menjadi kelompok pengguna awal domain .ai.id setelah proses registrasi dibuka.
Simbol Kredibilitas dan Kepercayaan
Selain berfungsi sebagai alamat situs web, domain .ai.id juga dirancang sebagai penanda kredibilitas bagi layanan dan produk AI yang dikembangkan di bawah yurisdiksi Indonesia.
Konsep ini mirip dengan penggunaan domain .gov.id yang digunakan instansi pemerintah atau .ac.id yang diperuntukkan bagi perguruan tinggi. Dengan demikian, pengguna internet dapat lebih mudah mengidentifikasi bahwa suatu layanan AI berasal dari Indonesia dan berada dalam kerangka regulasi nasional.
Keberadaan domain khusus ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk dan layanan AI buatan dalam negeri. Bagi perusahaan dan startup, penggunaan domain .ai.id dapat menjadi nilai tambah dalam membangun reputasi sekaligus memperkuat identitas merek.
Lebih jauh, peluncuran domain tersebut merupakan bagian dari implementasi Strategi Nasional Kecerdasan Artifisial Indonesia yang menargetkan Indonesia menjadi salah satu kekuatan utama AI di Asia Tenggara pada tahun 2030.
Tahapan Pendaftaran Domain .ai.id
Bagi pelaku industri dan masyarakat yang ingin menggunakan domain .ai.id, proses pendaftaran dapat melalui laman domain.ai.id dan akan dilakukan secara bertahap guna memastikan distribusi nama domain berjalan adil dan teratur.
Tahap pertama adalah Sunrise Period yang berlangsung mulai 2 Juni hingga 2 Juli 2026. Fase ini dikhususkan bagi pemilik merek dagang yang telah terdaftar secara resmi agar dapat mengamankan nama domain sesuai merek mereka.
Selanjutnya, tahap Grandfather Period akan dibuka pada 13 Juli hingga 13 Agustus 2026. Kesempatan ini diberikan kepada pemilik domain .id yang sudah aktif sehingga mereka dapat memperoleh nama domain .ai.id yang relevan dengan identitas digital yang telah dimiliki sebelumnya.
Setelah itu, pendaftaran memasuki fase Landrush yang berlangsung pada 24 Agustus hingga 24 September 2026. Pada tahap ini masyarakat umum dapat mengajukan nama domain yang diinginkan dengan skema harga premium.
Tahap terakhir adalah General Availability atau pendaftaran umum yang akan dimulai pada 5 Oktober 2026 melalui registrar resmi yang bekerja sama dengan Pandi. Pada fase ini seluruh masyarakat, perusahaan, organisasi, maupun komunitas dapat mendaftarkan domain .ai.id secara terbuka.
Apabila terdapat lebih dari satu pihak yang mengajukan nama domain yang sama, penentuan pemilik akan dilakukan melalui mekanisme lelang terbuka. Sistem tersebut diterapkan untuk memastikan proses alokasi nama domain berlangsung transparan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pemohon.
Momentum Baru Industri AI Nasional
Kehadiran domain .ai.id menjadi tonggak penting dalam perjalanan transformasi digital Indonesia. Di tengah semakin besarnya peran kecerdasan buatan dalam berbagai sektor kehidupan, identitas digital khusus ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat inovasi AI di kawasan.
Lebih dari sekadar alamat internet, .ai.id hadir sebagai simbol kemandirian teknologi, kebanggaan nasional, serta komitmen Indonesia untuk membangun ekosistem kecerdasan buatan yang kuat, terpercaya, dan berdaya saing global menuju tahun 2030.
