Anthropic Rilis LSVP, Akses Claude untuk Riset Biologi


Ilustrasi Riset Bioteknologi

Ilustrasi Riset Bioteknologi

Anthropic memperkenalkan Life Sciences Verification Program (LSVP), program verifikasi yang memberikan akses khusus kepada profesional dan organisasi di bidang ilmu hayati untuk menggunakan model AI Mythos, Opus, dan Sonnet dengan sistem pengamanan yang disesuaikan.

Program tersebut hadir untuk menjawab kebutuhan peneliti yang menggunakan AI dalam berbagai aktivitas ilmu hayati, mulai dari penelitian biologi, penemuan obat, pengembangan klinis, hingga manufaktur. LSVP diluncurkan dalam tahap beta dan pada tahap awal ditujukan bagi tim serta institusi.

Anthropic sebelumnya telah menguji program ini melalui akses awal yang melibatkan puluhan organisasi. Kini, perusahaan membuka pendaftaran kepada komunitas ilmu hayati yang lebih luas.

Kehadiran LSVP menjadi bagian dari upaya Anthropic memperluas penggunaan model AI pada bidang penelitian yang membutuhkan kemampuan lebih spesifik. Sejumlah aktivitas ilmu hayati sebelumnya masih dibatasi pada model Fable yang tersedia untuk pengguna secara umum.

Melalui LSVP, akses terhadap model AI dapat diberikan berdasarkan kredibilitas penelitian, standar keamanan, serta mekanisme pengawasan etika yang dimiliki organisasi atau tim pemohon.

 

Dua Jenis Akses LSVP

Anthropic membagi akses LSVP menjadi dua kategori, yakni Standard Use dan High-risk Use. Keduanya memiliki cakupan dan persyaratan berbeda sesuai tingkat risiko pekerjaan yang dilakukan.

Sebelum memperoleh akses, setiap organisasi harus melalui proses verifikasi. Anthropic akan meninjau kredensial penelitian, standar keamanan, serta pengawasan terhadap aktivitas riset. Untuk kebutuhan penelitian dan pengembangan pada umumnya, organisasi dapat menggunakan akses Standard Use.

Akses ini ditujukan untuk sebagian besar aktivitas ilmu hayati, termasuk penelitian biologi dan berbagai proses penelitian serta pengembangan. Berbeda dengan akses yang hanya berlaku bagi satu proyek, Standard Use dapat diberikan kepada seluruh anggota tim untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Akses Standard Use diperbarui setiap tahun dan memberikan akses ke model Mythos, Opus, dan Sonnet dengan sistem klasifikasi keamanan yang telah disesuaikan untuk pekerjaan ilmiah. Saat ini, akses tersebut mencakup Mythos 5.1, Opus 5, dan Sonnet 5. Anthropic juga menyatakan akses serupa akan diterapkan pada model-model baru yang dirilis di masa mendatang.

Cakupan penggunaannya cukup luas. Standard Use dapat digunakan untuk penelitian sains dasar, penelitian dan pengembangan, rantai pasok, manufaktur, pengembangan klinis, jaminan kualitas, urusan regulasi, investasi, hingga proses uji tuntas.

Namun, tidak semua aktivitas penelitian dapat dilakukan melalui akses ini. Pekerjaan yang memiliki potensi penyalahgunaan lebih tinggi membutuhkan pemeriksaan tambahan. Untuk kebutuhan tersebut, Anthropic menyediakan akses High-risk Use.

High-risk Use merupakan akses tambahan bagi tim yang mengerjakan proyek yang masih dibatasi oleh Standard Use. Akses ini dirancang untuk menghilangkan pengamanan tertentu yang memblokir permintaan terkait ilmu hayati. Namun, cakupannya lebih sempit. Akses High-risk hanya berlaku untuk satu proyek penelitian tertentu, bukan seluruh aktivitas tim.

Selain itu, akses tersebut harus diperbarui setiap enam bulan. 

Anthropic memberikan gambaran mengenai pola penggunaan akses ini. Seorang peneliti yang mengerjakan proyek dengan potensi penggunaan ganda atau dual-use dapat memperoleh Standard Use untuk aktivitas sehari-hari dan High-risk Use untuk proyek tertentu yang membutuhkan akses tambahan.

Dengan pola tersebut, akses yang lebih sensitif tidak secara otomatis diberikan kepada seluruh aktivitas pengguna. Akses High-risk untuk Claude Opus 5 dan Claude Sonnet 5 telah tersedia. Sementara untuk Claude Mythos, Anthropic menyatakan masih bekerja sama dengan pemerintah Amerika Serikat untuk memperluas ketersediaannya.

Pada saat peluncuran, akses High-risk untuk Mythos masih dibatasi bagi sejumlah kecil organisasi yang telah menjalani pemeriksaan tambahan. Meski beberapa pengamanan khusus ilmu hayati dapat disesuaikan melalui LSVP, Anthropic menegaskan bahwa pengamanan lain tetap berlaku. Salah satunya adalah sistem klasifikasi keamanan siber.

 

Ancaman Pengambilalihan Akses Jadi Perhatian

Perluasan akses AI ke penelitian biologi juga membawa tantangan keamanan tersendiri. Anthropic mengatakan bahwa upaya penyalahgunaan di platform AI semakin canggih, termasuk aktivitas yang berpotensi mendukung pengembangan senjata biologis.

Masalahnya, penggunaan AI dalam penelitian biologi tidak selalu mudah dibedakan berdasarkan tujuan akhirnya. Penelitian terhadap suatu patogen, misalnya, dapat dilakukan untuk memahami penyakit dan mengembangkan vaksin. Pada saat yang sama, pengetahuan yang sama secara teori dapat disalahgunakan untuk tujuan berbahaya.

Karena itu, Anthropic menilai salah satu risiko penting bukan hanya berasal dari pengguna yang sejak awal memiliki niat buruk, tetapi juga dari kemungkinan akses yang semula sah kemudian diambil alih atau disalahgunakan. Dalam pengembangan sistem pengamanan LSVP, Anthropic mempertimbangkan tiga skenario ancaman utama.

  • Pertama adalah access compromise, yaitu akses yang sah diambil alih melalui malware, pencurian kredensial, atau pengambilalihan akun.
  • Kedua adalah insider threat, ketika orang yang memiliki akses di dalam organisasi menggunakan hak aksesnya untuk melakukan tindakan yang tidak diizinkan atau mengalihkannya kepada pihak lain.
  • Ketiga adalah agent misuse, yaitu ketika agen AI melakukan tindakan berbahaya yang tidak diinginkan. Risiko ini menjadi perhatian khusus ketika agen bekerja dalam kelompok atau menjalankan tugas dalam jangka panjang.

 

Pemantauan Berdasarkan Tujuan Penggunaan

Untuk menghadapi risiko tersebut, Anthropic merancang LSVP berdasarkan konsep tanggung jawab bersama. Organisasi yang mendapatkan akses harus terlebih dahulu menjelaskan tujuan penggunaan model dalam pengajuan program. Informasi tersebut kemudian menjadi acuan dalam memantau aktivitas.

Anthropic akan mengamati lalu lintas penggunaan LSVP untuk menemukan aktivitas atau pola yang berada di luar cakupan penggunaan yang telah disetujui.

Jika terdapat aktivitas yang tidak sesuai, Anthropic dapat memberi tahu administrator organisasi. Selanjutnya, administrator dapat melakukan pemeriksaan dan mengambil tindakan sesuai prosedur penanganan insiden yang telah disepakati.

Deskripsi penggunaan yang diberikan organisasi harus menjelaskan pekerjaan secara umum, seperti gambaran yang biasanya digunakan dalam sebuah lowongan pekerjaan. Organisasi tidak diperbolehkan memasukkan informasi sensitif atau kekayaan intelektual ke dalam deskripsi tersebut.

Pendekatan ini membuat organisasi tidak hanya menjadi penerima akses, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam memastikan teknologi digunakan sesuai tujuan yang telah disepakati.

 

Dari Pemblokiran Real-time ke Pemantauan Offline

Salah satu perubahan penting dalam LSVP adalah cara Anthropic melakukan pengawasan terhadap penggunaan model. Pada sistem pengamanan umum, permintaan yang dianggap berpotensi berbahaya dapat langsung diblokir ketika permintaan tersebut dibuat. Pendekatan semacam ini disebut sebagai pemblokiran secara real-time.

Namun, Anthropic melihat bahwa penyalahgunaan yang serius tidak selalu terlihat dari satu permintaan. Aktivitas berbahaya dapat dilakukan melalui banyak permintaan dan sesi yang terlihat terpisah. Jika hanya melihat setiap permintaan secara individual, pola tersebut dapat lebih sulit dikenali.

Karena itu, LSVP menggunakan pendekatan pemantauan offline untuk membantu melihat pola aktivitas dalam sejumlah permintaan dan sesi. Perubahan ini memungkinkan aktivitas penelitian yang sah berjalan dengan lebih sedikit gangguan karena tidak semua permintaan harus langsung dihentikan berdasarkan penilaian real-time.

Namun, konsekuensinya adalah Anthropic harus menyimpan data tertentu yang berkaitan dengan aktivitas yang ditandai untuk keperluan pemeriksaan.

Untuk lalu lintas LSVP, data akan disimpan selama 30 hari agar pemantauan dapat dilakukan secara efektif. Anthropic mengatakan data tersebut dipisahkan secara ketat dan tidak digunakan untuk melatih model. Data tersebut juga tidak dapat diakses oleh anggota tim riset ilmu hayati Anthropic.

Perusahaan juga tengah mengeksplorasi integrasi LSVP dengan fitur dari sistem Enterprise Frontier Safeguards (EFS) bagi organisasi yang memenuhi persyaratan.

 

LSVP Belum Tersedia untuk Semua Pengguna

Dalam tahap beta, LSVP tersedia melalui konsol resmi Anthropic untuk penggunaan API, serta layanan Claude Enterprise dan Team. Program tersebut belum mendukung paket pengguna individu. Anthropic mengatakan pihaknya sedang mengembangkan cara untuk memperluas akses kepada pengguna individu melalui paket Pro dan Max.

LSVP juga belum tersedia melalui platform pihak ketiga.

Ada pula batasan bagi organisasi yang menggunakan Business Associate Agreement (BAA). Karena masih dalam tahap beta, LSVP belum tersedia untuk organisasi dengan BAA.

Konsekuensinya, pelanggan yang menangani Protected Health Information (PHI) perlu menggunakan organisasi terpisah yang tidak menggunakan BAA dan tidak berada dalam konfigurasi HIPAA untuk mengakses program tersebut.

Dalam API dan Claude Science, pengguna dapat berpindah antargrant secara langsung. Sementara pada Claude.ai dan Claude Code, pada tahap awal hanya grant default yang telah ditentukan yang dapat digunakan.

Pengecualian berlaku ketika Claude Code digunakan dengan autentikasi API.

Anthropic menilai pengaturan tersebut akan mencukupi bagi sebagian besar pengguna karena kebutuhan utama mereka diperkirakan dapat dipenuhi melalui Standard Use. Namun, perusahaan berencana meningkatkan dukungan dan portabilitas fitur LSVP seiring perkembangan program.

 

Target Perluas Akses ke Komunitas Ilmu Hayati

Anthropic memperkirakan dapat mendaftarkan ratusan organisasi pada minggu pertama pembukaan program. Dalam beberapa minggu berikutnya, perusahaan berencana memperluas LSVP untuk menjangkau lebih banyak organisasi di komunitas ilmu hayati.

Program ini menjadi bagian dari strategi Anthropic untuk menyediakan kemampuan AI tingkat lanjut bagi penelitian yang berkaitan dengan kesehatan dan ilmu hayati. Perusahaan menyebut tujuan yang ingin didukung adalah mempercepat penelitian untuk menemukan pengobatan penyakit dan meningkatkan kesehatan manusia.

Ke depan, Anthropic juga berencana mengumumkan lebih banyak produk, kolaborasi penelitian, serta pengembangan sistem pengamanan dalam LSVP.

Dengan pendekatan tersebut, Anthropic mencoba memperluas pemanfaatan AI untuk penelitian ilmu hayati sambil mempertahankan mekanisme verifikasi dan pengawasan. Tantangannya adalah menemukan titik keseimbangan antara memberikan akses yang cukup bagi peneliti dan mencegah teknologi tersebut digunakan di luar tujuan yang telah disetujui.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait